https://salatiga06.blogspot.com/p/visi-dan-misi.html Juli 2023 ~ SDN SALATIGA 06

Just another free Blogger theme

Jumat, 28 Juli 2023

 Ekstrakurikuler Pramuka di SDN Salatiga 06 merupakan kegiatan yang bertujuan untuk membentuk karakter siswa agar lebih mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab. Dalam kegiatan ini, siswa dibimbing untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan, kerja sama tim, serta berbagai keterampilan kepramukaan seperti tali-temali, sandi morse, penjelajahan, dan keterampilan bertahan di alam.

Sebagai bagian dari Sekolah Adiwiyata, Pramuka di SDN Salatiga 06 juga menanamkan nilai-nilai cinta lingkungan dalam setiap kegiatannya. Siswa diajarkan untuk menjaga kebersihan sekolah dan alam sekitarnya, melakukan kegiatan daur ulang sampah, serta menanam dan merawat tanaman di area sekolah. Selain itu, dalam kegiatan perkemahan atau jelajah alam, mereka diberikan pemahaman tentang pentingnya melestarikan lingkungan dengan menerapkan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan tidak meninggalkan jejak sampah di alam.

Melalui ekstrakurikuler Pramuka, siswa tidak hanya dibekali keterampilan hidup dan kepemimpinan, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang peduli terhadap lingkungan. Dengan semangat "Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan", mereka diajarkan untuk selalu menjaga dan mencintai alam sebagai bagian dari tanggung jawab terhadap bumi. ⛺🌿πŸ”₯










  Ekstrakurikuler Qiroah di SDN Salatiga 06 merupakan kegiatan yang bertujuan untuk membimbing siswa dalam membaca Al-Qur’an dengan tartil dan tajwid yang benar. Siswa diajarkan teknik membaca yang baik, pengucapan makhraj huruf yang tepat, serta memahami kaidah tajwid agar mampu melantunkan ayat-ayat suci dengan indah dan penuh penghayatan.

Selain meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, kegiatan ini juga menanamkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari, seperti disiplin, kesabaran, dan kecintaan terhadap ilmu agama. Siswa yang mengikuti Qiroah sering mendapat kesempatan tampil dalam berbagai acara keagamaan di sekolah, seperti peringatan Maulid Nabi, Isra Mi’raj, dan kegiatan keislaman lainnya.

Melalui ekstrakurikuler ini, diharapkan siswa tidak hanya mahir dalam membaca Al-Qur’an tetapi juga mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan bimbingan guru yang berkompeten, Qiroah menjadi sarana untuk membentuk generasi yang religius, berakhlak mulia, dan cinta terhadap Al-Qur’an. πŸ“–πŸŒŸ






Kamis, 27 Juli 2023

 

Ekstrakurikuler Dokter Kecil di SDN Salatiga 06 bertujuan untuk membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menjaga kesehatan diri sendiri serta membantu teman-teman di sekolah. Siswa yang tergabung dalam kegiatan ini dilatih untuk memahami pentingnya pola hidup sehat, pertolongan pertama, serta peran mereka dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat.

Sebagai bagian dari Sekolah Adiwiyata, Dokter Kecil juga mengintegrasikan materi lingkungan hidup dalam berbagai kegiatan. Siswa diajarkan cara mencuci tangan dengan hemat air, mengurangi penggunaan tisu dengan menggantinya menggunakan sapu tangan atau lap kain, serta memeriksa jentik nyamuk secara rutin di lingkungan sekolah untuk mencegah penyebaran penyakit demam berdarah. Selain itu, mereka juga diberikan edukasi tentang daur ulang air, misalnya dengan memanfaatkan air bekas cucian untuk menyiram tanaman di sekitar sekolah.

Melalui ekstrakurikuler ini, siswa tidak hanya menjadi agen kesehatan di sekolah, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Dengan menerapkan kebiasaan sehat yang ramah lingkungan, mereka membantu menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, hijau, dan bebas penyakit. πŸ₯πŸ’§πŸŒΏ





 

 Ekstrakurikuler lukis di SDN Salatiga 06 merupakan wadah bagi siswa untuk mengekspresikan kreativitas dan bakat seni mereka melalui berbagai teknik menggambar dan melukis. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada keterampilan seni rupa, tetapi juga mengintegrasikan materi lingkungan hidup sebagai bentuk edukasi dan kepedulian terhadap alam.

Salah satu kegiatan utama dalam ekstrakurikuler ini adalah pembuatan poster bertema lingkungan, di mana siswa diajarkan bagaimana mengilustrasikan pesan-pesan penting tentang pelestarian alam, pengelolaan sampah, dan penghijauan melalui seni visual. Dengan menggabungkan unsur warna, komposisi, dan desain yang menarik, siswa dapat menyampaikan ide-ide mereka tentang lingkungan secara kreatif dan komunikatif.

Melalui ekstrakurikuler lukis, diharapkan siswa tidak hanya mengasah keterampilan seni mereka, tetapi juga semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Kegiatan ini mendukung program Sekolah Adiwiyata, menjadikan seni sebagai media kampanye hijau yang inspiratif bagi seluruh warga sekolah dan masyarakat sekitar. 🌿🎨







 

Ekstrakurikuler Komputer di SDN Salatiga 06 bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam menggunakan teknologi digital secara kreatif dan produktif. Dalam kegiatan ini, siswa diajarkan dasar-dasar komputer, penggunaan perangkat lunak, serta berbagai aplikasi desain dan pengolahan data yang bermanfaat untuk dunia pendidikan dan kehidupan sehari-hari.

Sebagai bagian dari Sekolah Adiwiyata, ekstrakurikuler komputer juga mengintegrasikan materi lingkungan hidup melalui pembuatan poster digital bertema pelestarian alam menggunakan aplikasi Canva. Siswa belajar merancang poster edukatif yang berisi pesan tentang pentingnya menjaga kebersihan, mengurangi sampah plastik, dan melestarikan alam. Poster yang telah dibuat kemudian disebarluaskan melalui media sosial, seperti WhatsApp, Instagram, atau Facebook, sebagai bagian dari kampanye digital untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang lingkungan.

Melalui ekstrakurikuler ini, siswa tidak hanya mengasah keterampilan teknologi, tetapi juga menjadi agen perubahan dalam menyebarkan pesan positif tentang kepedulian terhadap lingkungan. Dengan memanfaatkan teknologi secara bijak, mereka berkontribusi dalam menjaga kelestarian alam melalui media digital. πŸ’»πŸŒΏπŸŽ¨








 

Ekstrakurikuler Seni Tari di SDN Salatiga 06 merupakan wadah bagi siswa untuk mengekspresikan kreativitas dan melestarikan budaya melalui gerak tari. Siswa diajarkan berbagai jenis tarian, mulai dari tari tradisional daerah hingga tari kreasi modern, dengan teknik yang baik dan penuh penghayatan. Selain melatih keluwesan tubuh dan kepercayaan diri, seni tari juga menanamkan nilai disiplin, kekompakan, dan kecintaan terhadap warisan budaya bangsa.

Sebagai bagian dari Sekolah Adiwiyata, kegiatan seni tari di SDN Salatiga 06 juga mengintegrasikan materi lingkungan hidup dalam beberapa pertunjukan tari. Siswa diajak untuk membawakan tarian bertema alam, seperti tari yang menggambarkan keindahan hutan, sungai, atau kehidupan satwa. Selain itu, dalam pembuatan kostum, mereka juga diberikan edukasi tentang penggunaan bahan ramah lingkungan, seperti memanfaatkan kain daur ulang atau aksesori dari bahan alami.

Melalui ekstrakurikuler Seni Tari, siswa tidak hanya belajar menari dengan indah, tetapi juga memahami pentingnya menjaga lingkungan melalui seni. Dengan gerak dan ekspresi, mereka menyampaikan pesan kepedulian terhadap alam serta menginspirasi orang lain untuk ikut menjaga kelestarian lingkungan. πŸŒΏπŸ’ƒπŸŒŽ




 

Ekstrakurikuler Bina Vokalia di SDN Salatiga 06 merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mengembangkan bakat dan minat siswa dalam seni vokal serta meningkatkan kepercayaan diri dalam bernyanyi. Siswa dilatih teknik vokal, pernapasan, intonasi, dan ekspresi agar mampu menyampaikan pesan melalui lagu dengan baik.

Sebagai bagian dari Sekolah Adiwiyata, materi lingkungan hidup juga diintegrasikan dalam kegiatan ini. Siswa diajak untuk membawakan lagu-lagu bertema alam dan pelestarian lingkungan, seperti lagu tentang keindahan bumi, pentingnya menjaga kebersihan, serta ajakan untuk mengurangi sampah plastik. Selain itu, mereka juga diberikan kesempatan untuk menciptakan lagu sederhana yang mengandung pesan cinta lingkungan, sehingga dapat menjadi media edukasi yang menyenangkan bagi teman-teman sebaya.

Melalui Bina Vokalia, siswa tidak hanya belajar bernyanyi dengan baik, tetapi juga menjadi agen perubahan dalam kampanye pelestarian lingkungan melalui seni musik. Dengan suara mereka, mereka menyebarkan semangat kepedulian terhadap alam, menjadikan musik sebagai alat inspiratif dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik. 🎢🌿










 

Rabu, 26 Juli 2023

 Ekstrakurikuler Rebana di SDN Salatiga 06 merupakan kegiatan seni musik Islami yang bertujuan untuk mengembangkan bakat siswa dalam memainkan alat musik rebana serta memperdalam kecintaan terhadap seni religi. Dalam kegiatan ini, siswa diajarkan teknik dasar memainkan rebana, kekompakan dalam grup, serta membawakan sholawat dan lagu-lagu Islami dengan harmonisasi yang indah.

Selain sebagai sarana pengembangan bakat, ekstrakurikuler rebana juga menanamkan nilai-nilai religius, kebersamaan, dan kedisiplinan dalam diri siswa. Melalui latihan rutin, mereka belajar bekerja sama dalam tim, meningkatkan kepercayaan diri saat tampil, serta memahami makna dari syair-syair yang dinyanyikan.

Ekstrakurikuler ini sering tampil dalam berbagai acara sekolah maupun kegiatan keagamaan, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Dengan mengikuti Rebana, siswa tidak hanya belajar bermusik, tetapi juga semakin mencintai budaya Islami serta menumbuhkan rasa hormat dan kedamaian dalam kehidupan sehari-hari. πŸŽΆπŸŒ™







Jumat, 14 Juli 2023

Salatiga, 14 Juli 2023 – Biasanya bulan Juli identik dengan liburan, tapi di SDN Salatiga 06, liburan justru diisi dengan kegiatan yang super keren! Kepala sekolah, guru, dan tenaga pendidik gak sekadar santai di rumah, mereka malah turun langsung ke sungai buat aksi bersih-bersih lingkungan. Semua kompak bahu-membahu angkat sampah demi lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Sejak pagi, rombongan sudah berkumpul lengkap dengan sarung tangan, sapu, dan kantong sampah. Kepala sekolah pun gak ragu turun langsung memimpin aksi ini. “Kalau bukan kita yang peduli, siapa lagi? Yuk, kita bikin sungai ini bersih biar enak dilihat dan bebas dari penyakit,” ujarnya penuh semangat.

Sampah plastik, botol bekas, sampai sendal jepit nyasar berhasil dikumpulkan. Bahkan, ada yang nemu payung rusak! "Wah, siapa nih yang habis patah hati terus buang payung ke sungai?" celetuk seorang guru yang langsung bikin suasana makin seru.

Selain bersih-bersih, peserta juga dapet edukasi soal pentingnya menjaga sungai. “Air bersih itu sumber kehidupan. Kalau sungai kotor, bisa jadi sarang penyakit dan malah bikin banjir. Jadi, jangan biarkan sungai jadi tempat sampah raksasa!” ujar salah satu tenaga pendidik sambil menunjukkan botol plastik yang baru saja diambil dari air.

Setelah beberapa jam kerja keras, hasilnya langsung kelihatan. Sungai yang tadinya penuh sampah jadi jauh lebih bersih dan enak dipandang. “Wah, kalau begini terus, bisa nih jadi tempat healing gratis!” kata salah satu guru yang langsung disambut tawa peserta lain.

Meskipun anak-anak sedang libur sekolah, aksi ini tetap berjalan dengan penuh semangat. “Liburan bukan alasan buat diem-diem aja. Kita kasih contoh ke siswa kalau peduli lingkungan itu harus jadi kebiasaan, bukan sekadar tugas sekolah,” kata seorang guru yang ikut terjun langsung ke sungai.

Sebagai penutup, mereka memasang spanduk bertuliskan "Buang Sampah Sembarangan? No Way! Sungai Bersih, Hidup Sehat!" di sekitar sungai. Harapannya, warga sekitar juga ikut sadar pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Dengan aksi ini, SDN Salatiga 06 membuktikan kalau peduli lingkungan itu tugas semua orang, bukan cuma pemerintah. Jadi, kapan lagi bisa bersih-bersih sambil seru-seruan? Yuk, mulai dari sekarang!