https://salatiga06.blogspot.com/p/visi-dan-misi.html Februari 2015 ~ SDN SALATIGA 06

Just another free Blogger theme

Jumat, 13 Februari 2015

Pagi itu, suasana di SDN Salatiga 06 tampak lebih ramai dari biasanya. Anak-anak berkumpul di halaman belakang sekolah, membawa berbagai sampah organik seperti daun kering, sisa sayuran, dan kulit buah. Hari ini, mereka akan belajar membuat kompos dari sampah organik di sekitar lingkungan sekolah. Kegiatan dimulai dengan penjelasan dari Pak Budi, guru kelas V, tentang pentingnya mengolah sampah organik. “Daripada membuang sampah sembarangan, lebih baik kita manfaatkan untuk membuat pupuk kompos. Ini bisa menyuburkan tanaman di taman sekolah kita!” ujarnya dengan penuh semangat. Para siswa dibagi menjadi beberapa kelompok dan mulai mengumpulkan sampah organik. “Lihat, aku menemukan banyak daun kering di bawah pohon mangga!” seru Riko, siswa kelas 4, sambil memasukkan daun-daun itu ke dalam ember. Sementara itu, kelompok lain mengumpulkan sisa makanan dari kantin sekolah, seperti kulit pisang dan sisa sayuran. Setelah semua bahan terkumpul, mereka mulai mengikuti langkah-langkah pembuatan kompos: Menyiapkan wadah kompos – Anak-anak menggali lubang kecil di sudut taman sekolah dan menyiapkan ember sebagai tempat kompos. Mencacah sampah organik – Dengan bantuan gunting tanaman, mereka memotong daun kering dan sisa makanan menjadi bagian kecil agar mudah terurai. Mencampur bahan – Mereka menata sampah organik secara berlapis-lapis, mencampurkannya dengan tanah dan sedikit air. Menutup dan menunggu – Setelah semua bahan tercampur, mereka menutupnya dengan terpal agar proses pembusukan berjalan dengan baik. “Jadi, kita harus menunggu sekitar dua minggu sampai kompos ini bisa digunakan?” tanya Rina, siswa kelas 5, sambil mengaduk campuran kompos dengan ranting. “Benar sekali! Jangan lupa sesekali diaduk agar cepat terurai,” jawab Bu Rina sambil tersenyum. Setelah selesai, mereka membersihkan tangan dan beristirahat sambil melihat hasil kerja mereka. “Wah, nanti taman sekolah kita pasti lebih hijau dengan pupuk ini!” kata Siti, siswa kelas 6, dengan penuh semangat. Kegiatan hari itu tidak hanya mengajarkan mereka cara membuat kompos, tetapi juga pentingnya menjaga lingkungan dan mengurangi sampah. Sejak saat itu, anak-anak SDN Salatiga 06 semakin rajin memilah sampah dan mengolahnya menjadi sesuatu yang bermanfaat.